COVER LAGU JADI SUSAH KARENA PERATURAN INI?

Peraturan Pemerintah (PP) nomor 56 tahun 2021 perihal Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik sudah diresmikan oleh Presiden pada 30 Maret 2021 lalu. Dengan ini, masyarakat wajib membayar royalti untuk musik-musik yang diputar secara komersial.

“Setiap orang dapat melakukan penggunaan secara komersial lagu dan atau musik dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan membayar royalti kepada pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan atau pemilik Hak Terkait melalui LMKN,” begitulah tertuang dalam pasal 3 Ayat 1, PP No.56 tersebut.

Melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), pembayaran uang royalti tersebut akan diberikan kepada pencipta lagu, atau pemilik hak cipta dari lagu yang diputarkan.

Tujuan dari adanya peraturan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai karya cipta musik secara hukum. Karena masih banyak orang-orang yang membajak sembarangan buah karya orang, dan kesadaran akan pajak royalti masih sangat minim di Indonesia.

Sejak disahkan aturan tersebut, meng-cover lagu menjadi sebuah tanda tanya bagi para pembuat konten cover lagu. Namun, Peraturan untuk meng-cover lagu masih belum dituangkan secara eksplisit, dan Youtube yang kerap menjadi ruang untuk memposting para musisi cover tidak tercantumkan dalam aturan tersebut.

Publikasi konten dalam Youtube bisa mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah view yang ada. Seperti yang diketahui, konten cover musik dalam Youtube semakin hari semakin ramai. Dengan PP nomor 56 tahun 2021 tersebut, maka kegiatan cover musik bisa jadi akan memiliki kewajiban untuk membayar royalti.

Dalam Pasal 3 ayat 2 PP Nomor 56 Tahun 2021 tersebut mengatur 14 tempat dan jenis kegiatan yang akan dikenai royalti terhadap sebuah karya cipta musik, yakni di teminar dan konferensi komersial, restoran, kafe, pub, bar, bistro, kelab malam, diskotek, lokasi konser musik, pesawat udara, bus, kereta api, kapal laut, tempat pameran, gedung bioskop, nada tunggu telepon, perkantoran, bank, area pertokoan, pusat rekreasi, hotel, tempat karaoke, dan lembaga penyiaran radio.

Nah gimana nih, Ozzers apa peraturan ini bikin kamu jadi gak produktif ‘cover’ lagu?

Share this article