BANTU SAUNG BANGKIT KEMBALI!

Ozzers pasti sudah tau Saung Angklung Udjo kan? Salah satu tujuan wisata budaya dan edukasi yang lengkap. Berlokasi di jl padasuka, Bandung yang memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop alat musik bambu. Selain itu, Saung Angklung Udjo terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda - khususnya Angklung - lewat sarana pendidikan dan pelatihan

Tapi setelah setengah abad melestarikan budaya, tempat dimana salah satu budaya asli Indonesia yaitu Angklung dilestarikan harus berhenti beroperasi karena bangkrut. Dalam satu pekan, Saung Angklung udjo hanya dikunjungi tak lebih dari 20 orang. Jauh bertolak belakang dibanding sebelumnya.

Dalam kondisi normal sebelum COVID-19 melanda, Saung Angklung Udjo mampu menarik pengunjung hingga 2.000 orang per hari lewat pertunjukan di Saung ataupun hadir dalam kegiatan-kegiatan instansi di seluruh Indonesia.

Sekarang, dari sebanyak 600 pegawai yang bekerja pada masa normal, kini tersisa 40 orang yang masih bekerja. Bagi yang pernah datang ke Saung Udjo, tentunya juga tau, bahwa setiap harinya Saung Udjo melibatkan warga sekitar dan juga mendidik dan memberdayakan anak-anak di sekitar wilayah Padasuka, Bandung untuk belajar angklung, terlibat dalam pertunjukan untuk menjaga kelestarian Angklung.

Angklung adalah salah satu icon budaya Indonesia di mata dunia, Angklung telah mendapat predikat Warisan Budaya Dunia (The Intangible Heritage) oleh UNESCO. Angklung dengan suara magisnya, telah memukau banyak orang di dunia.

Sejak awal pandemi, teman-teman Saung Angklung Udjo telah mencoba menggalang dana, namun hasilnya belum maksimal, hingga akhir hanya mencapai kurang lebih Rp 1.500.000 saja.

Saat ini, Saung Angklung Udjo butuh bantuan kita! Angklung butuh bantuan kita semua!

Disini kita mau ajak ozzers, buat bantu Saung Udjo lewat 

Bantu juga menyebarkan informasi ini ke orang terdekat, bersama kita jaga kelangsungan budaya kebangaan kita. Ayo kita #BantuSaung

Setelah setengah abad melestarikan budaya, kini pandemi memaksa tempat legendaris ini untuk berhenti beroperasi.

https://kitabisa.com/campaign/solidaritasangklungudjo

Share this article