KPID Jabar Dorong Anak Muda Selamatkan Penyiaran

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Syaefurrochman Achmad mendorong anak-anak muda milenial menyelamatkan penyiaran Indonesia. 

Caranya dengan mengembangkan kreatifitas pembuatan konten siaran, sementara pihak KPID juga mendorong Lembaga penyiaran mengakomodasi karya mereka.“Karya anak muda saat ini sebenarnya sangat hebat, tinggal dorong sedikit saja, lembaga penyiaran radio dan televisi mengakomodasi karya merek. Kita buka ruanglah sedikit buat anak-anak muda penyelamat penyiaran ke depan,” kata komisioner yang biasa disapa Syaefurrahman Albanjary Selasa (15/12/2020), ketika ON Air di OZ Radio Bandung


Ia menambahkan, jika anak muda ingin mengembangkan isi siaran yang berstandar penyiaran, bisa dijembatani KPID, karena Lembaga ini akan membuka kelas-kelas penyiaran untuk anak muda. “Semacam laboratorium penyiaran atau rumah penyiaran,” ujarnya.


Bareng ponggawa Raudya Tuzzara, Pak Syaefurrahman Albanjary juga menjelaskan visi baru KPID Jawa Barat, utamanya dalam mendukung Jawa Barat Juara dari sisi penyiaran. Terutama bagaimana lembaga penyiaran mampu mengendalikan hoax, menyiarkan informasi yang inspiratif, dan melakukan inovasi pengembangan konten siaran positif dan mengembangkan sumber daya penyiaran yang profesional.

Syaefurrahman juga mengimbau pendengar dan masyarakat pada umumnya untuk bijak menggunakan handphone, agar tidak terjebak pada ikut terlibat menyebarkan informasi hoax, dan ikut mengkritisi tayangan televisi dan radio dengan cara menyampaikannya melalui @kpidjabar 

 

 

 

Share this article