SANTAMONICA KEMBALI LAGI DENGAN SINGLE WANDERLUST MILIK KIMOKAL

Setelah lama tidak terdengar kabarnya, Santamonica - duo Electronic-Pop asal Jakarta yang terdiri dari Joseph Saryuf dan Anindita Saryuf - hadir kembali ke tengah Industri Musik tanah air dengan merilis sebuah karya baru, yaitu hasil gubahan mereka atas lagu ‘Wanderlust’ milik grup Kimokal. 

Sudah lebih dari satu dekade berlalu semenjak Santamonica merilis double album ‘Curiouser and Curiouser’ (2007, Sinjitos Records), duo ini kembali dengan arahan musik yang sedikit berbeda dari karya mereka sebelumnya. Walau tetap mengambil ranah pop yang kental sebagai ciri khas Santamonica, namun Joseph Saryuf yang bertindak sebagai produser serta mengerjakan seluruh aransemen dalam lagu ‘Wanderlust’ ini juga menambahkan beberapa elemen musikal baru yang belum pernah disentuh sebelumnya.

“Waktu jeda yang cukup panjang dari karya terakhir kami sebagai grup serta eksplorasi saya sebagai produser bagi banyak musisi lain, tentu saja memberikan pengaruh pada hasil akhir di lagu ini. Saya sebagai produser selalu ingin mencoba hal-hal baru, dan kami memang selalu terbuka terhadap perkembangan musik yang terjadi, kami selalu mengasah diri untuk terus berpikir ke depan, mungkin secara tidak sadar juga menghindari untuk mengulangi ‘formula’ yang sama, selalu berusaha re-invent diri kami sendiri sebagai musisi’ ungkap Joseph Saryuf dalam menjelaskan arahan musik baru yang diambil Santamonica.

Walau demikian, lagu ini juga tetap ditujukan untuk para penggemar lama yang sudah mengikuti perjalanan karir mereka dari awal “Kami tetap berharap agar semua teman lama dan pendengar musik kami juga dapat tumbuh bersama dengan arahan musik kami yang baru, tetap bisa menikmati walaupun memang sedikit ada perubahan” ujar Anindita Saryuf menambahkan.

Proses mengerjakan aransemen lagu ini ditempuh Santamonica selama kurang lebih 30 hari, dari awal mendapatkan ide untuk tetap mempertahankan nuansa yang terdapat dalam versi orisinil milik Kimokal, memperlebar spektrum suara dan menambahkan elemen perkusif yang dominan, cara bernyanyi Anindita Saryuf yang setengah berbisik dalam menyampaikan pesan utama bernada kegelisahan ‘Are you here to be happy, baby?’ dari lirik yang ditulis oleh Kallula, sampai ke bunyi arpeggio yang repetitif dari Synthesizer koleksi mereka yang seakan menjadi tema musikal dasar dari aransemen ini. Tidak luput dari perhatian adalah penggalan lirik yang dinyanyikan oleh Anindita ‘I’m breathing lust..’ yang diulang berkali-kali, bagai sebuah kausa prima yang berusaha di sampaikan kepada pendengar, sebuah konteks yang diinterpretasikan secara musikal oleh Santamonica.

Share this article