RAGE AGAINST THE MACHINE RILIS DOKUMENTER BERJUDUL 'KILLING IN THY NAME'

"Musik sebagai senjata" - Tim Commerford

Bekerja sama dengan kolektif seniman internasional The Ummah Chroma, band rock legendaris Rage Against The Machine merilis film dokumenter pendek ‘Killing In Thy Name’.

Dokumenter ini banyak bercerita tentang sejarah rasisme, opresi, dan diskriminasi di Amerika Serikat.

Lagu yang sering digunakan sebagai hymne bagi banyak gerakan protes di seluruh dunia ‘Killing In The Name' digunakan di sepanjang film, yang diakhiri dengan beberapa kutipan dari personel band.

Tim Commerford menambahkan: "Menulis lagu yang berisi tentang gambaran kondisi sosial dan politik yang buruk bukanlah pilihan bagi kami, hal tersebut adalah kewajiban. Saya ingin menggunakan musik sebagai senjata dan sikatin semua orang konyol. "

Desain sampul buat film dokumenter tersebut menggambarkan foto terkenal seorang pria yang berdiri di samping tengkorak dari jutaan ekor bison, yang dibantai untuk penanda berakhirnya perjuangan kemerdekaan oleh penduduk asli Amerika.

Share this article