Rami Malek Kesulitan Shooting James Bond

Rami Malek mengaku kesulitan secara psikologis memerankan Safin, musuh James Bond dalam No Time to Die. Ia merasa resah ketika tampil sebagai Safin.

Malek menjelaskan bahwa Safin adalah karakter yang akan kerap mempertanyakan pandangan orang akan sesuatu. Ia akan bertanya apa yang menurut orang salah dan benar.

Dia menilai, karakter Safin akan membuat penonton bertanya apa sebenarnya kejahatan. Ia mengatakan bahwa Safin adalah karakter yang sangat menarik.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Safin adalah orang yang kejam. Karena tidak ingin memberikan banyak bocoran, Safin kejam karena sesuatu yang terjadi pada dirinya.

Sebelumnya, Rumah produksi MGM menegaskan akan tetap merilis film 'No Time to Die' di bioskop. Pernyataan ini mereka sampaikan setelah rumor film terbaru James Bond tersebut akan rilis melalui layanan streaming.

Perilisan 'No Time to Die' tertunda dua kali karena penutupan bioskop di seluruh dunia sejak Maret silam akibat pandemi virus corona. Rencana perilisan pada April 2021 diharapkan tidak mundur lagi.

No Time To Die merupakan film James Bond ke-25 sekaligus yang terakhir bagi Daniel Craig. Usianya sudah tua sehingga tak lagi sesuai dengan konsep si mata-mata yang 'abadi' di usia 33 tahun.

Share this article